Perbedaan Souvenir dan Merchandise No ratings yet.

Perbedaan Souvenir dan Merchandise
SOUVENIR MERCHANDISE

Apa Sih Perbedaan Souvenir dan Merchandise?

Perbedaan souvenir dan merchandise yang paling mencolok ada pada maknanya, namun karena hasil akhir kegiatan yang dilakukan hampir sama terkadang orang menyalahartikannya. Bila ditilik lebih mendalam perbedaan yang bisa kita temukan sebenarnya sangat beragam termasuk fungsi atau manfaat yang dirasakan oleh penerima barang.

Pengertian Souvenir

Souvenir merupakan kegiatan konsumsi yang dengan sadar dilakukan oleh seseorang untuk membeli suatu produk yang disukainya ketika menghadiri suatu acara atau berada di lingkungan baru.

Misalnya jika kamu berada di Jepang, kamu akan membeli souvenir atau produk yang berbau Jepang sebagai barang kenangan. Atau ketika kamu menghadiri konser penyanyi idola, kamu akan membeli souvenir yang dijual pihak penyelenggara sebagai koleksi pribadi.

Pengertian Merchandise

Sementara yang dimaksud dengan merchandise adalah menerima barang secara gratis sebagai bentuk promosi dari pihak penyelenggara suatu acara. Contohnya saat kamu menghadiri pameran majalah A, diakhir acara kamu akan menerima majalah terbaru atau poster tanpa mengeluarkan uang sama sekali.

Akibatnya, merchandise yang diterima tidak selalu diperlakukan sebaik souvenir. Jika tidak menyukainya, bukan hal yang sulit bagi penerima merchandise untuk melelang atau memberikan produk yang diterimanya kepada orang lain.

3 Perbedaan Souvenir dan Merchandise

Supaya lebih memahami perbedaan dari souvenir dan merchandise, ada baiknya jika kamu menyimak pembahasan berikut ini:

  • Fungsi

Dalam beberapa kasus, merchandise dan souvenir sebenarnya punya banyak persamaan fungsi atau manfaat terutama bila dilihat dari kacamata penyelenggara yakni sebagai marketing produk. Tapi bila dilihat dari kacamata penerima atau konsumen, souvenir lebih bersifat personal daripada merchandise. Karena pembeli souvenir umumnya bisa memilih barang sesuai preferensinya sendiri.  

Keterikatan emosi konsumen pada barang souvenir jauh lebih besar beberapa orang bahkan saling berkompetisi untuk mengumpulkan souvenir sebanyak mungkin. Contohnya saat kamu sangat menyukai Korea Selatan lantas berlibur ke negara tersebut, di akhir wisata kamu akan membeli banyak souvenir yang melambangkan Korsel sebagai symbol pengalaman.

  • Perwujudan Barang

Secara garis besar barang souvenir dan merchandise itu ditentukan berdasarkan tujuan kegiatan yang dilakukan penyelenggara acara. Namun karena kegiatan konsumsi barang souvenir tidak terbatas hanya pada acara tertentu, perwujudan barangnya pun jauh lebih beragam.  

Misalnya ketika kamu pergi ke Maroko maka souvenir yang bisa kamu dapatkan adalah barang-barang unik dan terpopuler di negara tersebut. Sementara antara Maroko dan Brazil bisa jadi mempopulerkan souvenir yang berbeda.

Sedangkan jika kamu menghadiri konser musik, merchandise yang ditawarkan selalu sama meski konser sedang diselenggarakan di Jepang atau China.

  • Uang yang Dikeluarkan

Souvenir dalam satu sisi lebih bersifat konsumtif maka dana yang perlu dikeluarkan jauh lebih besar daripada merchandise. Semakin banyak souvenir yang ingin didapatkan atau dikoleksi maka semakin banyak pula budget yang dibutuhkan.

Sementara, dana yang dikeluarkan untuk memperoleh merchandise adalah dana masuk ke suatu acara. Jika kamu hadir ke fanmeeting misalnya, ada tiket masuk yang harus kamu bayar dengan mahal.

Itulah beberapa perbedaan souvenir dan merchandise, semoga bisa menjadi masukan positif sehingga kamu tidak terus menyalahartikan maknanya. Dan sebagai referensi untuk perusahaan atau UKM, jika kamu membutuhkan merchandise untuk mendukung kegiatan promosi, silahkan Hubungi Rumahpayung di Telp/SMS/WhatsApp 0812-9600-5665 atau 0856-4144-8493.
Untuk melihat gambar-gambarnya bisa klik di toko.
Kami menjual payung lipat murah secara harga grosir. Barang berkualitas, harga bersaing, dan pengerjaan cepat.

Please rate this

Leave a Reply